Kuma Pulang Malam

Dua hari terakhir ini Kuma pulang malam terus. Aku pun sehari penuh diasuh oleh Yangti. Untungnya kemarin Kupa tidak masuk kerja, sehingga aku pun bisa main dengan Kupa. Yangti bisa beristirahat sejenak saat Kupa bermain denganku.

Kuma memang sedang sangat sibuk beberapa hari terakhir. Ia sedang mempersiapkan diri untuk pergi ke Bali beberapa minggu ke depan. Di samping itu minggu-minggu ini adalah minggu ujian baginya. Jadilah ia sangat sibuk dan jika di rumah dia baru bisa belajar saat aku sudah tidur. Karena aku tidak suka tidur cepat, Kuma pun kesulitan untuk belajar. Ia baru belajar ketika tengah malam. Bahkan kadang Kuma belajar saat dalam perjalanan menuju kampus.

Untungnya saat Kuma pulang malam Kupaku selalu ada saat dibutuhkan. Saat aku rewel dari siang hingga sore hari, Kupaku datang dan langsung menggendongku. Aku sempat menyenderkan kepalaku di dadanya. Kupa bahkan menggendongku ke rumah tetangga untuk menyerahkan laundry bawaannya. Di saat itulah baru Kuma datang.

Aku kangen sama Kuma. Aku senang bila bertemu Kuma karena bisa ngempeng. Aku kurang suka ASIP tambahan, namun itu masih lebih enak daripada susu baru yang diberikan Kuma. Untungnya aku sudah bisa makan sehingga tidak lagi tergantung kepada susu secara penuh.

Kuma, tidak apa-apa kalau kamu pulang malam. Ada Yangti dan Kupa yang siap sedia membantuku. Malah kadang Mbak Yumna dan Mbak Kamila pun rela menjagaku jika diminta oleh Yangti. Jadi, selesaikanlah urusanmu. Tenangkanlah dirimu. Dengan tenangnya dirimu, tentu air susumu akan deras mengalir dan aku pun akan senang ngempeng darimu.

Kuma, kapan lagi kamu pulang siang seperti biasanya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *