Kidal

Kuma dan Kupaku baru sadar bahwa aku berbakat kidal saat malam ini keduanya melihatku membalik-balik halaman sebuah majalah yang dimiliki Kumaku. Mereka melihatku menggunakan tangan kiri dalam membolak-balik halaman tersebut.

Sebenarnya bakat kidalku sudah ada sejak lama, namun tidak ada satu pun orang yang memperhatikan secara detail. Jika aku diberikan sebuah barang atau makanan untuk aku pegang, maka otomatis aku akan menggunakan tangan kiriku untuk meraihnya. Jika pemberian tersebut berupa makanan, biasanya yang memberikan akan menarik kembali tangannya. Namun jika yang diberikan adalah barang, maka aku kebanyakan meraihnya dengan tangan kiriku.

Apakah aku memang kidal? Mungkin saja! Saat Kupaku kecil dia pernah pula kidal, tapi kemudian kemampuan kidalnya hilang kecuali hanya untuk melempar sesuatu. Hanya latihan yang akan membuatku kidal atau bukan. Kupa dan Kumaku tidak akan mengarahkanku menjadi kidal atau tidak. Semua tergantung kepadaku sendiri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *