Sehabis pulang dari kantor Kupaku mencoba menggendongku. Pertama aku digendong langsung tanpa bantuan alat. Kemudian aku digendong Kupa dengan alat gendong Yangti. Kupa kesulitan menggunakannya. Kemudian aku digendongnya dengan alat gendong pemberian teman Kuma atas hadiah kelahiranku. Kupa merasa nyaman menggunakan alat tersebut karena ia dapat menggunakannya.
Aku senang-senang saja digendong Kupa. Bahkan menurut Yangti, aku terlihat senang walaupun dijadikan bahan percobaan oleh Kupa. Kupa menggendongku kira-kira setengah jam dan terlihat Kupa cukup ngos-ngosan sehabis menggendongku.
Kupa pun memberikan aku kepada Kuma. Di dekat Kuma aku digodanya sehingga beberapa kali aku tertawa. Bila aku digoda dengan semacam Ci…Luk…Ba, maka aku akan tertawa. Kuma pun suka melakukan Ci…Luk…Ba karena aku tertawa semakin keras.
Sehabis tertawa dan meladeni Kupa menggendongku, aku pun lapar. Kuma langsung memberikan susunya kepadaku. Aku pun menyusu dengan kuat dan tertidur di pelukan Kuma. Capek juga ya meladeni Kupa sebagai bahan percobaan.