Merayakan Ulang Tahun di Tahun Baru

Ulang tahunku sudah lewat sebulan lebih. Saat itu aku sedang sakit sehingga tidak dirayakan secara khusus oleh Kupa dan Kuma. Keduanya lebih fokus untuk membuatku sembuh terlebih dahulu ketimbang merayakan pesta ulang tahun. Kebetulan juga ulang tahunku hanya berjarak enam hari dari Yangti. Sehingga ketika itu kue ulang tahun yang dibeli 0leh Kupa dan Kuma dikasih pesan “Selamat Ulang Tahun Anin dan Yangti.” Kami memang memotong kue saat itu, tapi tidak ada foto-foto saat potong kue.

Kebetulan Kupa memesan satu lagi kue ulang tahun menjelang tahun baru. Kuma pun pesan kepada Kupa agar membeli topi ulang tahun guna mereka ulang momen potong kue pada ulang tahunku. Bahkan Kuma sudah memesan kue beserta pesan “Selamat Ulang Tahun Anin”.

Tahun baru pun berlangsung. Belum ada acara foto bersama dan potong kue bersama. Setelah pulang dari mal setelah makan-makan bersama keluarga Pak De Bambang, Kuma pun langsung menyiapkan kue beserta lilinnya dan juga memakaikan topi ulang tahun ke Kupa, Kuma, Yankung dan Yangti. Aku diberi topi ulang tahun berbentuk mahkota.

Foto-foto pun dilakukan. Potong kue pun dilaksanakan.

Resmilah sudah perayaan ulang tahunku yang pertama yang seharusnya dilakukan satu setengah bulan sebelumnya. Yang penting saat ini Kuma sudah memiliki dokumentasi perayaan ulang tahunku yang pertama.

Terima kasih Kuma!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *