Selama di rumah Andung dua malam, aku tidak pernah buang air besar. Begitu aku sampai di rumah Yangti, aku langsung buang air beberapa menit setelah Yangti menggendongku. Yangti pun langsung mengganti popokku dan membersihkan sisa kotoran di wastafel kamar mandi.
Sehabis diberi makan siang oleh Yangti, aku pun kembali buang air besar. Yangti sekali lagi mengganti popokku dan membersihkan sisa kotoran di wastafel kamar mandi. Setelah makan siang dan ganti popok aku pun tertidur sampai Kuma sampai.
Begitu Kuma sampai, aku mulai diberikan ASI Kuma. Tidak lama kemudian, Kuma menyerahkanku ke Kupa. Karena tahu sudah mendekati jam makanku di sore hari, Kupa pun membawaku untuk diberikan kepada Yangti yang akan memberikanku makan. Begitu Kupa memberikanku ke Yangti, keduanya mencium bau kurang sedap dari diriku. Tampangku pun dalam posisi mengedan saat itu. Langsung saja keduanya sepakat bahwa aku sedang buang air besar untuk ketiga kalinya hari ini.
Tidak ada yang tahu kenapa aku tidak buang air besar di rumah Andung dan buang air besar tiga kali di rumah Yangti. Mungkin saja akumulasi buang air besar baru terkumpul saat sampai di rumah Yangti. Andai aku lebih lama satu malam lagi di rumah Andung, mungkin aku sudah buang air besar tiga kali berurutan saat ini.
Pokoknya, aku merasa lega karena sudah buang air besar lagi