Trauma Baby Bath

Selama di rumah Andung, ada satu hal yang membuatku selalu menangis keras. Hal itu adalah ketika aku mandi. Kalau di rumah Yangti atau pun dimandikan oleh Kuma, aku biasanya senang dan tertawa-tawa. Namun khusus di rumah Yangti dan dimandikan oleh Mama Cella, aku selalu menangis keras. Sehingga aku pun mengalami trauma jika dekat-dekat dengan baby bath di rumah Andung.

Kupa, Mama Cella dan Andung pun tidak mengerti kenapa aku begitu trauma dengan baby bath tersebut. Kupa melihat apa yang dilakukan Mama Cella ketika memandikanku hampir sama dengan yang dilakukan Kuma. Jadi tidak ada yang aneh dengan baby bath ataupun tindakan yang dilakukan oleh Mama Cella.

Akhirnya, Mama Cella memutuskan, bila aku mandi esok pagi, maka baby bathnya akan dipindah ke lantai bawah. Mudah-mudahan hal tersebut akan mengurangi traumaku terhadap suasana baby bath tersebut.

Mama Cella, Andung dan Kupa, maafkan aku ya. Namun aku memang merasa trauma akan baby bath tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *