Hari ini aku diberikan kesempatan untuk menikmati pijat komersil perdana. Andung memanggil mbok pijat dekat rumahnya yang sudah terbiasa memijat bayi seperti diriku. Aku dipijat karena beberapa hari yang lalu aku sempat terjatuh untuk kedua kalinya. Sehingga ide pijat datang dari Yangti dan Andung.
Ketika memulai perpijatan, aku masih tertawa-tawa. Kata Mama Cella itu karena belum kena titik yang sakit. Benar saja, begitu mbok pijat memijat tanganku, aku pun langsung berteriak. Menangis seperti tangisan mengamuk kemarin. Untungnya sakit yang kurasakan tidak lama, sehingga dalam waktu yang singkat aku kembali tersenyum.
Perpijatan berlangsung tidak begitu lama, hanya kira-kira sepuluh menit.
Sehabis dipijat, aku pun langsung digendong Andung untuk ditidurkan. Hanya beberapa menit dalam gendongan Andung aku pun tertidur.
Itulah pengalaman pijat komersil perdanaku.