Kunjungan Damar

Siang tadi, Damar, sepupuku yang merupakan anak dari kakak Kumaku, datang berkunjung ke rumah. Ketika Damar datang, aku masih tertidur dengan nyenyak bersama Kupa dan Kumaku. Aku terbangun saat terjadi mati lampu di rumah. Sehingga aku pun turut bergabung bersama Damar, Dimas (kakaknya Damar) dan kedua orang tuanya, Pak De Bambang dan Bu De Tita.

Damar dan aku memang tidak saling bertegur sapa. Kami hanya diperkenalkan sejenak saat aku baru saja terbangun. Sehabis itu Damar sibuk dengan dunianya, dan aku pun sibuk dengan duniaku. Bu De Tita sangat bersemangat untuk menggendongku. Aku dibilangnya sebagai bayi yang cantik dengan mata yang melotot. Aku tidak merasa risih ketika digendong oleh Bu De sehingga mendapatkan pujian karena aku bayi yang pintar dan bersahabat.

Sayangnya Damar hanya sebentar di rumahku. Sehabis magrib dia dan keluarganya pun balik. Aku melepas kepergian Damar dan keluarganya. Suasana rumah yang tadinya ribut karena ada dua bayi di rumah, tiba-tiba jadi tenang kembali karena tinggal aku bayi di rumah ini.

Damar, kapan lagi kamu berkunjunga ke rumahku?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *